Peredaran Narkoba Marak di Belakang RS Radiva, Warga Desak Polres Asahan Tangkap “Tembong” Kaki Tangan Madan dan Rembo

Wartapedia Wartasumut
8 jam lalu
Lihat Semua
Disalin

Wartapedia.co | ASAHAN – Masyarakat Desa Ledong Timur, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan, mulai diselimuti keresahan mendalam akibat maraknya aktivitas peredaran gelap narkotika di wilayah mereka. Lokasi transaksi barang haram tersebut dilaporkan berlangsung secara terang-terangan di Dusun Simpang Sukarame, tepatnya di kawasan pemukiman warga yang berada persis di belakang Rumah Sakit (RS) Radiva.

Menurut keterangan sejumlah warga yang resah kepada awak media pada Rabu (1/7/2026), aktivitas haram ini diduga kuat digerakkan oleh seorang pria yang akrab dengan julukan “Tembong”. Pria yang dikenal sebagai pemain narkoba di kawasan Simpang Sukarame tersebut disinyalir kuat merupakan kaki tangan utama dari bandar besar bernama Madan dan Rembo.

Informasi di lapangan menyebutkan bahwa jaringan ini memanfaatkan lokasi strategis di sekitar perbatasan perkebunan buah dari daerah Tanjung untuk memuluskan jalur distribusi dan transaksi mereka. Keberadaan jaringan pengedar ini dinilai sudah sangat mengkhawatirkan karena merusak generasi muda dan mengganggu ketertiban umum di Desa Ledong Timur.

“Kami sudah sangat resah dengan aktivitas mereka. Transaksinya sudah tidak sembunyi-sembunyi lagi, bahkan areanya persis di belakang rumah sakit (RS Radiva). Si Tembong itu yang di lapangan, dia kaki tangannya Madan sama Rembo. Kami minta perlindungan dan keadilan,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan, Rabu (1/7/2026).

Menanggapi situasi yang kian darurat tersebut, warga Desa Ledong Timur secara terbuka melayangkan desakan keras kepada aparat penegak hukum, khususnya jajaran Satres Narkoba Polres Asahan, untuk segera turun tangan melakukan penindakan langsung ke lokasi.

Masyarakat meminta Kapolres Asahan tidak tinggal diam dan segera menangkap Tembong serta memburu aktor utama di baliknya, yakni Madan dan Rembo. Warga berharap adanya tindakan tegas, cepat, dan tanpa tebang pilih guna membersihkan wilayah Aek Ledong dari cengkeraman peredaran narkoba demi mengembalikan rasa aman di tengah-tengah pemukiman. #wartasumut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x