Hadiri Harlah Ke-5 PGMNI, Ketua PW Sumut H. Idris Aritonang Dorong Peningkatan Kesejahteraan Guru Madrasah

Wartapedia Wartasumut
9 jam lalu
Lihat Semua
Disalin

Wartapedia.co | KUNINGAN – Ketua Pengurus Wilayah (PW) Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Sumatera Utara, H. Idris Aritonang, S.Sos.I., menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-5 PGMNI yang dirangkaikan dengan Sarasehan Nasional Guru Madrasah di Diva Convention Hall, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum diskusi bagi para pengurus PGMNI dari berbagai daerah untuk memperkuat sinergi dalam memajukan pendidikan madrasah dan meningkatkan kesejahteraan guru di Indonesia.

Acara dihadiri Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Keagamaan Menteri Agama RI, Prof. Dr. Iswandi Syahputra, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Dr. Fesal Musaad, M.Pd., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Wakil Bupati Kuningan, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, serta para Ketua PW PGMNI dari seluruh Indonesia.

Bagi H. Idris Aritonang, kehadiran dalam forum nasional tersebut merupakan kesempatan untuk mempererat koordinasi dengan Pengurus Besar PGMNI maupun jajaran Kementerian Agama dalam menyampaikan berbagai aspirasi guru madrasah, khususnya yang berasal dari Sumatera Utara.

Dalam sesi sarasehan, Idris menyampaikan harapan agar proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi guru madrasah dapat berjalan secara transparan, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, transparansi menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan rasa keadilan bagi para guru yang telah lama mengabdi.

“Harapan kami, proses pengangkatan PPPK bagi guru madrasah dapat berjalan secara transparan dan akuntabel sehingga seluruh guru memperoleh kesempatan yang sama sesuai ketentuan. PW PGMNI Sumatera Utara juga siap mendukung dengan data yang valid agar proses tersebut dapat berjalan dengan baik,” ujar H. Idris Aritonang.

Selain isu PPPK, forum tersebut juga membahas pentingnya perluasan akses Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi guru madrasah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik.

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum PB PGMNI, H. Heri Purnama, organisasi terus berupaya membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperjuangkan kepentingan guru madrasah di seluruh Indonesia.

Peringatan Harlah ke-5 PGMNI diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, mempererat sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah, serta mendorong lahirnya berbagai kebijakan yang semakin berpihak kepada guru madrasah demi peningkatan mutu pendidikan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x